Pasar Asia dan Eropa sebagian besar bergerak menguat pada hari Kamis, mengikuti tren positif Wall Street, meskipun para pedagang masih mempertimbangkan ketidakpastian baru atas kepemimpinan Federal Reserve AS dan ancaman tarif baru dari Washington.
Namun, di Tokyo, suasana optimistis ini meredup. Saham Seven & i Holdings—operator jaringan 7-Eleven—anjlok lebih dari sembilan persen setelah Alimentation Couche-Tard dari Kanada membatalkan tawaran akuisisinya yang hampir mencapai $50 miliar, yang secara tiba-tiba mengakhiri negosiasi yang menegangkan selama berbulan-bulan.
Couche-Tard kemudian menuduh perusahaan Jepang tersebut terlibat dalam "kampanye yang terencana untuk mengaburkan dan menunda." Keruntuhan ini mengakhiri apa yang seharusnya menjadi akuisisi asing terbesar bagi perusahaan Jepang, sebuah kesepakatan yang bertujuan untuk menggabungkan 7-Eleven, Circle K, dan merek-merek lain menjadi raksasa ritel global.
Di Wall Street, ketiga indeks utama ditutup di angka positif pada hari Rabu, dengan Nasdaq kembali mencetak rekor. Hari itu dimulai dengan sedikit goyah setelah muncul laporan bahwa Presiden Donald Trump telah melontarkan gagasan pemecatan Ketua The Fed Jerome Powell dalam sebuah pertemuan tertutup.
Keadaan pasar sempat mengalami aksi jual, khawatir akan ancaman terhadap independensi bank sentral dan kemungkinan pergolakan kebijakan.
Investor kembali percaya diri setelah Trump kemudian mengatakan ia tidak mungkin mencopot Powell, berkomentar: "Saya tidak mengesampingkan kemungkinan apa pun, tetapi saya pikir itu sangat tidak mungkin."
Namun, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik pada siang hari karena ketidakpastian yang masih ada. Trump telah berulang kali mengecam Powell dalam beberapa bulan terakhir karena menolak memangkas suku bunga, bahkan pernah menyebutnya "bodoh" dan "keras kepala".
Para analis mengatakan episode ini merupakan sinyal yang jelas bagi para pedagang. "Dinamika Trump-Powell ini krusial bagi sentimen," kata Chris Weston dari Pepperstone. "Tampaknya pernyataan publik Trump merupakan cara untuk menguji reaksi pasar—yang bisa kita sebut sebagai uji coba balon."
Weston menambahkan bahwa meskipun kandidat alternatif seperti Kevin Hassett dapat menjalankan peran tersebut, pasar telah menunjukkan bahwa mereka akan bereaksi keras jika Powell didepak.
Spekulasi The Fed muncul ketika investor global sudah bergulat dengan agenda perdagangan agresif Trump. Selama beberapa minggu terakhir, ia telah memperingatkan Brasil, Meksiko, dan Uni Eropa untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan paling lambat 1 Agustus atau menghadapi pajak impor yang lebih tinggi.
Ia juga mengancam akan mengenakan bea masuk baru untuk tembaga, semikonduktor, dan farmasi. Meskipun kesepakatan perdagangan telah dicapai dengan Indonesia awal pekan ini, sekitar dua lusin perundingan lainnya masih belum mencapai kesepakatan.
Pada hari Rabu, Trump memberi tahu para wartawan bahwa surat akan segera dikirimkan ke lebih dari 150 negara yang merinci tarif apa yang akan mereka hadapi.
"Kami akan mengirimkan pemberitahuan pembayaran kepada lebih dari 150 negara," ujarnya, menggambarkan mereka sebagai negara-negara dengan ekonomi yang lebih kecil dengan volume perdagangan terbatas.
Kemudian dalam siaran pers di AS, ia mengisyaratkan tarif "kemungkinan" akan ditetapkan sebesar 10 atau 15 persen, meskipun belum ada keputusan akhir.
Sementara itu, survei Beige Book terbaru dari The Fed menyoroti bahwa bisnis-bisnis AS semakin membebankan biaya yang lebih tinggi dari tarif kepada konsumen, dan banyak yang memperkirakan tekanan tersebut akan terus berlanjut.
Di seluruh kawasan Asia, pasar mencerminkan pemulihan Wall Street di akhir sesi. Shanghai, Sydney, Seoul, Singapura, Taipei, Bangkok, Wellington, dan Jakarta semuanya menguat, sementara London, Paris, dan Frankfurt juga dibuka menguat. Sebaliknya, Hong Kong, Mumbai, dan Manila ditutup di zona merah.
Level pasar utama pada pukul 08.10 GMT:
Tokyo – Nikkei 225: naik 0,6% ke 39.901,19 (penutupan)
Hong Kong – Hang Seng: turun 0,1% ke 24.498,95 (penutupan)
Shanghai – Komposit: naik 0,4% ke 3.516,83 (penutupan)
London – FTSE 100: naik 0,4% ke 8.959,71
Euro/dolar: $1,1591 (dari $1,1641)
Pound/dolar: $1,3385 (dari $1,3414)
Dolar/Yen: ¥148,74 (dari ¥147,80)
Euro/pound: 86,59 pence (dari 86,72 pence)
Minyak mentah WTI: $66,39 per barel (tidak berubah)
Minyak mentah Brent: $68,47 per barel (turun 0,1%)
New York – Dow Jones: naik 0,5% ke 44.254,78 (penutupan)